WEB BLOG
this site the web

TENTANG BATIN DAN RINDUKU

Melancarkan pada bongkahan batu berbukit
Terdiam di sebuah gua kedamaian
Seperti angin tak mau diam menerawang tegas
Melebur dan berbaur di ruang dekapku

Aroma duka mampu bunuh cinta yang berselaksa gaduh
Mengapa bidadari-bidadari tersungging malu mematahkan hatiku

Kumpulan penyair merasuki ruang inspirasinya yang kacau
Menumbangkan keserakahan kata untuk menjadi bualan nyata
Kehidupan

Angin dan mendung seraya menyayat tentang batin dan rindu
Yang tercabik di emperan hatiku
Cium tanganku yang lumpuh agar bersanding didekapmu

Dibalik penyamaran bintik kusam menghujani lensa mataku
Sepiku mengurung air mata karena bayanganmu terenggut
Kepecundanganku

Ku bergelagak resah di hulu hatimu yang kerut
Hampir kau menindihku dalm ucap rayuan pemikatmu

Suara adhzan menggelinding di rongga pendengaranku
Aku harus tetap akhiri menu hidup berlauk muak
Tak ada yang memuncak indah di beranda-beranda kenanganku
Kecuali sujud yang tersungkur membentuk sof pencarian
Jejak-Mu menuju Surga


Pekanbaru, 29 Desember 2009


Oleh : Pujiono Slamet

0 komentar:

Posting Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies