WEB BLOG
this site the web

GADIS SEKUNTUM

Angin mulai merayapi sekujur ragaku
Menggigili di muara-muara benih kericuhan

Kusisirkan sejuta kehangatan kasih sayang
Pada selembar jubah pengharapan

Kau liukan tarian lara
Pada duri-duri jiwaku

Aku tersendat meng-angankan segayung rindu
Hingga mnggeretmu ke dermagaku

Kau menerjang demensi alam pikiranku
Pesonamu tak daya ku pudarkan
Pada wanginya pucuk rambutmu
Yang tergerai

Tadah kesombanganmu menyurutkan
Niatku
Mengunyah rambatan kalbu yang membeku
haru

Kau kampakkan kebncianmu pada ranting
Rapuhku

Wadah-wadah keinginanku selebar
Telapak asaku

Parit rinduku bercumbu bersama angin malam
Dalam imajiku

Wahyu keibuanmu masih terasa kupeluk
Meski hanya dentum morgana yang semu


Pekanbaru, Oktober 2009



Oleh : Pujiono Slamet

0 komentar:

Posting Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies