WEB BLOG
this site the web

BURUH-BURUH DI SAYAP LANGIT

Bibirnya megukir gumam yang teramat merdu
Mengarungi lautan hidup tanpa tepi
Pada pabrik-pabrik kelesuan yang mereka telusuri,
Setangkup nafas keletihan tercecer di cawan resahnya
Selaksa waktu telah di reguk bercambuk dalam duka
Apa peduli mereka tentang nasib yang mereka seduh
Hari ini…!

Cericaunya masih rebah tanpa lerai
Dengan desahan kosong dan kering
Penatnya di balut rasa kesal
Dan bahagianya di lipat raib pergi

Sang raksasa mengecohkan gelak tawanya
Dalam kebimbangan batin
Tong semangatnya hendak meluntur
Ruang gerak di dadanya yang mengembang luas
Pelan-perlan tumpang di pojok janji pudar

Buruh-buruh disayap langit
Kemana lagi kau rentangkan panji kemenanganmu
Kau lunglai dan tanganmu terpental jauh
Untuk berteriak keadilan
Tapi tak keberdayaan jua yang mengintaimu
Hiruk pikik suaramu yang kau pendam
Saat ini…!

Pekanbaru, oktober 2009


*Imajinasi Ziarah malam





Oleh : Pujiono Slamet

0 komentar:

Posting Komentar

 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies